12 Makanan Khas Timur Tengah yang Populer di Indonesia

Perkembangan kuliner di Indonesia semakin beragam dan menarik. Anda dapat menjumpai makanan khas Negara lain tanpa pergi ke Negara asalnya. Bukan hanya di kota besar, di kota kecil pun Anda bisa mendapatkan kuliner khas Negara lain, 12 Makanan Khas Timur Tengah yang Populer di Indonesia, misalnya.

Salah satu makanan yang  popular di Indonesia adalah makanan khas Timur Tengah. Makanannya yang dijamin halal serta  kaya rempah sangat cocok dengan orang Indonesia. Jika Anda termasuk pecinta makanan khas Timur Tengah, Sebelum baca artikel ini baiknya Anda stop, kecuali ingin mendapatkan penjelasan lebih banyak tentang 12 Makanan Khas Timur Tengah yang Populer di Indonesia berikut ini:

1.       Kebab

sate kebab.jpg

Sebenarnya kebab adalah makanan asli Turki. Namun, banyak orang yang mengira dan menganggap ini makanan Timur Tengah. Anda dapat menjumpai kebab tidak hanya ditawarkan di restoran tetapi juga dijajakan dengan roda di pinggir jalan. Kebab memiliki isian ayam, daging kambing atau sapi yang dipanggang, ditambah aneka sayuran serta saus, digulung dengan roti tortilla, lalu dipanggang kembali. Kepopuleran kebab di Indonesia saat ini mungkin sudah setara dengan burger.

 

 

2.       Nasi kebuli

nasi kebuli.jpg

Orang yang pernah pergi haji atau umroh biasanya akan kangen dengan nasi kebuli. Aromanya yang membangkitkan selera serta rasanya yang lezat pasti tak mudah dilupakan. Sekarang Anda pun dapat menjumpainya di Indonesia dengan mudah. Nasi kebuli dimasak dengan menyertakan rempah-rempah yang banyak serta susu kambing. Sehingga saat matang aromanya wangi sekali. Rasanya gurih dan lezat. Biasanya nasi kebuli disajikan bersama daging kambing, walaupun demikian ayam atau daging sapi sebagai lauk pendamping juga tak kalah nikmatnya.

 

3.       Nasi Biryani

nasi biryani.jpg

Banyak yang menyebutnya sebagai nasi briyani (bukan biryani).  Nasi yang berasal dari Persia ini agak berbeda dengan nasi kebuli. Kalau nasi kebuli berwarna kuning pekat, nasi biryani warnanya kuning agak cokelat dan tidak terlalu pekat. Bahan-bahan pembuatnya hampir sama dengan nasi kebuli, yaitu menggunakan aneka rempah-rempah beraroma kuat. Adanya tambahan yogurt membuat aroma dan rasanya agak berbeda.  Biasanya Nasi biryani menggunakan beras basmati dari India. Bentuk butiran berasnya lebih langsing dan panjang.

 

4.     Nasi Mandhi

nasi mandi.jpg

Warna nasi mandi lebih putih, tidak kekuningan seperti nasi biryani atau kuning pekat seperti nasi kebuli. Nasi mandhi hampir sama dengan dua nasi yang saya tulis sebelumnya. Bedanya hanya terletak pada rasa yang agak gurih dan rasa rempah yang lebih ringan dibanding nasi kebuli dan briyani dominan rempah-rempah yang berbeda. Dapat ditambahkan Taburan kismis dan kurma, ditambah sedikit sayuran, sama persis dengan nasi biryani. Lauk utamanya bisa pilih daging kambing atau ayam

 

5.       Roti maryam

roti maryam.jpg

Roti maryam amat mirip dengan roti canai dari Aceh atau roti japati dari India. Maklumlah, ketiga roti tersebut dibuat dari bahan yang sama, yakni terigu, telur, dan mentega. Rasa roti maryam lebih cenderung asin dari pada manis. Cara penyajiannya tergantung selera, enak dicocol dengan saus tomat dan mayonais, lezat juga dimakan bersama kuah kari, boleh juga dinikmati dengan toping keju, coklat, atau selai kacang.

 

 

6.       Samosa

sambosa.jpg

Samboosa atau samosa merupakan salah satu makanan Timur Tengah yang cukup popular di Indonesia. Rasanya yang gurih lezat dan cara pembuatannya yang tidak terlalu susah tentu amat disukai. Samboosa ini kalau di Indonesia mirip martabak mini. Kulitnya terbuat dari terigu, untuk isinya dapat berupa daging kambing, daging sapi, ayam, sayuran, keju, coklat, atau lainnya sesuai selera Setelah diisi, kulitnya digulung menjadi bentuk segitiga, lalu digoreng.

 

7.  Kofta

Makanan ini mirip dengan Perkedel daging atau burger Merupakan bola-bola daging sapi, kambing atau domba. Dimasak dengan bumbu- bumbu disajikan bersama kentang goreng, salad atau nasi seperti sajian beef burger steak  pada menu western

8.   Shawarma

sawarma.jpg

Shawarma ini merupakan roti pita yang digulung diberi isian khusus, semacam sandwich. Nah, isiannya ini berupa irisan daging kambing atau sapi yang sudah dimasak dengan aneka bumbu, ditambah sayuran seperti mentimun, tomat, selada,dan bawang Bombay.

 

 

 

9.       Manakeesh

manakesh.jpg

Manakeesh merupakan pizza khas Arab. Bahan dasarnya sama dengan pizza biasa, lalu diberi toping daging cincang, keju, serta bumbu khas Arab. Tampilannya mungkin tak jauh berbeda dengan pizza pada umumnya, tetapi rasanya sangat khas Arab.

 

 

 

10.      Tabouleh

tabouleh.jpg

Jika membahas makanan Timur Tengah, kebanyakan berbahan dasar daging. Tapi ternyata ada juga yang berbahan dasar sayuran, seperti tabouleh ini. Tabouleh terdiri atas bermacam sayuran yang dimasak menggunakan bumbu khas Arab.

 

 

11.  Maraq atau sop kambing

maraq copy.jpg

Makanan Arab ciri khasnya adalah daging kambing, termasuk sop kambing atau yang disebut dengan maraq. Berbeda dengan sop kambing khas Indonesia, sop maraq kambing khas Arab berwarna kekuningan dan tidak menggunakan santan.  Meski tanpa santan tapi rasanya gurih dan lezat sekali.

 

 

 

 

12.       Hummus

hummus.jpg

Hummus merupakan makanan pelengkap khas Timur Tengah yang berupa pure, cocolan, atau selai. Rasanya gurih dan lezat karena terbuat dari kacang Arab yang digiling, dicampur wijen giling, air perasan lemon, minyak zaitun, garam, dan bawang putih. Hummus biasanya dimakan dengan roti pita sebagai makanan pembuka.

Nah, dari 12 Makanan Khas Timur Tengah yang Populer di Indonesia di atas, nomer berapa yang menjadi favorit kamu? Penasaran dengan cita rasanya? Datang saja ke resto kami. Info lebih lanjut dapat cek website kami di kebulindonesia.com. Semoga informasi diatas bermanfaat.

 

Nasi kebuli itu makanan khas Timur Tengah, India atau asli Indonesia?

kebuli kambing.jpg

Menurut kamu sendiri nasi kebuli berasal dari mana? Oke simpan dulu jawaban kamu.  Sebelum membuat tulisan ini saya coba mencari di Kamus Besar Bahasa Indonesia online dari Kemendikbud dan hasil pencariannya

nasi » nasi kebuli

  • Nasi yang dimasak sekaligus dengan daging (bisanya daging kambing) dan diberi bumbu

Sumber: https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/nasi%20kebuli


Kalau istilah “nasi kebuli” terindeks dengan baik dan bahkan sudah baku dikamus, berarti ini kata ini sudah akrab dengan orang Indonesia.

Apakah dengan ini berarti nasi kebuli ini sudah cukup lama di Indonesia dan bisa dibilang sudah menjadi makanan khas Indonesia?

Nasi kebuli mulai tercipta ketika para pemuka agama asal Hadramaut Yaman menyebarkan agama Islam di India. Seperti kita ketahui India merupakan Negara yang  mengkonsumsi beras sebagai makanan pokok. Untuk menyatukan cita rasa lidah India dan Yaman, para ulama mencampurkan rempah rempah asal timur tengah dan India serta menambahkan daging kambing sehingga terciptalah makanan dengan aroma yang khas.

Penyebaran agama Islam di India dan sekitarnya sukses, karena itu para ulama memutuskan untuk memperluas wilayah ke Negara lainnya salah satunya adalah Indonesia. Pada saat itu Indonesia sangat terkenal sebagai surga penghasil rempah rempah dunia. Sehingga lebih banyak rempah rempah yang dimasukkan kedalam racikan nasi kebuli.

Seiring berjalannya waktu,  varian nasi kebuli Indonesia pun semakin beragam tak hanya memakai daging kambing sebagai campuran. Tapi juga menggunakan daging ayam maupun sapi, sehingga menghasilkan variasi baru yang tidak menghilangkan cita rasa aslinya, tapi justru menambah keragaman.

Simak lagi yuk!

Dari komposisi masakan ini yang berasal  dari Timur Tengah, India dan Indonesia. Berikut kemiripannya:

-         Timur Tengah
Dimasak menggunakan bumbu dengan aneka rempah-rempah, kismis, kacang almond, kacang mede, susu domba dan minyak samin mendominasi rasa. Menggunakan daging domba

-         India
Menggunakan rempah khas India, garam masala, beras basmati, minyak samin, kismis dan kacang mede

-         Indonesia
Menggunakan rempah-rempah asli Indonesia, daging lebih bervariasi ada kambing, sapi, ayam, bebek

Dari sisi penamaan di negara selain Indonesia tidak mengenal istilah nasi kebuli, tapi ada masakan yang mirip walau tidak 100% sama, yaitu seperti nasi mandhi, nasi briyani, nasi kabsah, nasi kalbi, nasi Bukhori. (akan ada pada artikel berikutnya)

Tidak dapat dipungkiri hampir disetiap kota besar Indonesia apa bila terdapat tempat makan nasi kebuli biasanya didaerah sekitar komunitas keturunan Arab. Dan beberapa referensi histori jenis masakan ini cukup erat kaitannya dengan kebiasaan/ makanan khas Timur Tengah.

Dari sisi nama nasi kebuli ini memang nampak tidak ada kaitannya dengan masakan Timur Tengah, namun dari segi komposisi masakan, dari sisi peminat dan asal usul masakan memiliki relasi yang cukup erat.

Nasi kebuli seringkali disajikan pada khusus perayaan agama Islam seperti Ramadan, Maulid Nabi, hari raya Idul Fitri, dan pernikahan maupun acara acara lainnya.

Ingin mencoba nasi kebuli dengan cita rasa khas Timur Tengah, yuk kunjungi resto kami, “Nasi Kebuli Kebon Nanas” (Jl. TEBET RAYA NO. 90 ) ada banyak varian makanan dan minuman khas Timur Tengah dengan cita rasa lidah Jakarta yang kami sajikan.  Mau bikin acara gathering di resto kami juga bisa. Info lengkap bisa kunjungi website kami di “kebulindonesia.com. Kalau gak sempat datang ke Resto, silahkan mampir ke outlet outlet kami di :

 Foodcourt Transmart Cempaka Putih, lantai 3.  Jl. Jend A. Yani No. 83. Cempaka Putih. Jakarta Pusat

 Andrawina Food Center, Gedung Kopebi lantai 2, di Area Perkantoran Bank Indonesia Jl. MH. Thamrin no. 2. Jakarta Pusat

Untuk pemesanan langsung dapat menghubungi WA/HP: 08119555502, 08119555503, 081218721555, 08119275555.

021-83780550, 8352921. 

Dari infomasi diatas semoga bisa menjawab, dari mana asal nasi kebuli. Semoga bermanfaat….